“Begadang jangan
begadang, kalau tiada artinya”
Siapa sih yang tidak tahu sepenggal lirik lagu diatas? Lagu
yang sudah famiiar dan sering dibawakan H. Rhoma Irama merupakan nasehat yang
memang benar adanya. Begadang masih dianggap kegiatan yang menyenangkan. Terutama
bagi kaum adam yang lebih senang menghabiskan waktu kumpul bersama teman meski
hanya sebatas ngobrol. Bahkan diantara mereka masih banyak yang belum tahu
resiko begadang yang mungkin bisa saja menganggu kesehatan bahkan mengancam
nyawa. Berikut kami ulas resiko begadang bagi gaya hidup.
1. Melemahnya sistem kekebalan tubuh
Terlalu banyak aktivitas membuat kita harus mengurangi
porsi tidur yang ideal, sehingga ini memaksa kita untuk begadang demi
menyelesaikan tugas-tugas yang sudah deadline.
Keadan ini membuat tubuh kita akan
terofrsir untuk terus bekerja dalam keadaan lelah. Sehingga daya tahan tubuh
juga akan menurun yang dapat mengakibatkan
tubuh kita lebih rentan terserang virus dan penyakit.
2. Meningkatkan berat badan
Bagaimana bisa begadang dapat meningkatkan berat badan? Karena
tubuh yang harusnya sidah dalam keadaan istirahata harus masih bekerja, begitu
pula beberapa hormon yang memberikan sinyal untuk merasakan lapar.
Lambung harus diisi, 2-6 jam merupakan
batas waktu kenyang kita, setelah itu akan terasa lapar kembali dan asam
lambung secara bertahap meningkat. Apabila Kita makan malam pada pukul 19.00
maka Jika kita akan merasakan lapar lagi sekitar pukul 21.00 sampai 01.00 dini
hari. oleh karena itu ketika begadang akan terasa lapar dan otomatis mencari
cara ederhana misalnya masak mie instan sebagai penawarny. Pasalnya metabolisme
pada malam hari terjadi lebih rendah, ini mengisyaratkan bahwa jumlah kalori
yang masuk tidak seimbang dengan pengeluaranya dan akan tertimbun sebagai lemak
dalam tubuh.
Pengaruh hormon
Ghrelin dan Leptin, hormon tersebut merupakan pengaruh lapar dalam tubuh.
Ghrelin sendiri merupakan hormon yang merangsang kita untuk merasakan lapar dan
akan meningkat apabila kita kekurangan tidur, sedangkan hormon Leptin adalah
antonim dari hormon Ghrelin yakni merangsang untuk tidak makan. Namun akibat
begadang hormon Leptin akan menurun daya kerjanya, ini menjadi alasan mengapa
kita lapar pada malam hari.
3. Pemicu penyakit
Kronis : Jantung, Stroke dan Kanker
Penyakit
yang serius juga bisa datang karena begadang, karena kekurangan waktu untuk
tidur malam sangat berpengaruh pada kesehatan jantung. Resiko peradangan pada
arteri ini mengakibatkan penumpukan plak yang bisa menyebabkan tersumbatnya pembuluh
darah karena meningkatnya CPR atau kadar protein C-kreatif.
Hormon
metalonin merupakan hormon pengatur utama dari segala hormon yang bekerja
sebagai pengatur dan pemelihara sistem jam untuk tidur dan bangun atau disebut
irama sirkadia. Hormon inilah yang mencegah sel kanker, selain itu melatonin
berperan sebagai antioksidan secara maksimal untuk mencegah rusaknya DNA yang
disebaban zat karsinogenik dan memberhentikan laju perkembanganya. Puncak meningkatnya
melatonin terjadi pada tengah malam dan turun secara berangsur pada 2/3 malam. Untuk
itu disarankan tidur lebih awal dan bangun pada saat waktu sebelum fajar
terbit.
Masih banyak lagi bahaya akibat begadang, namun 3 bahaya tersebut harus yang
menjadi perhatian khusus agar tetap menjaga kesehatan sehingga hidup ini lebih
indah. Semoga menambah wawasan. (Awal Faizin)

