Masih Suka Begadang? Ini Resiko Yang Masih Banyak Belum Tahu, Nomor 3 Tragis!!!



“Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya”

Siapa sih yang tidak tahu sepenggal lirik lagu diatas? Lagu yang sudah famiiar dan sering dibawakan H. Rhoma Irama merupakan nasehat yang memang benar adanya. Begadang masih dianggap kegiatan yang menyenangkan. Terutama bagi kaum adam yang lebih senang menghabiskan waktu kumpul bersama teman meski hanya sebatas ngobrol. Bahkan diantara mereka masih banyak yang belum tahu resiko begadang yang mungkin bisa saja menganggu kesehatan bahkan mengancam nyawa. Berikut kami ulas resiko begadang bagi gaya hidup.

1. Melemahnya sistem kekebalan tubuh
Terlalu banyak aktivitas membuat kita harus mengurangi porsi tidur yang ideal, sehingga ini memaksa kita untuk begadang demi menyelesaikan tugas-tugas yang sudah deadline.  Keadan ini membuat tubuh kita akan terofrsir untuk terus bekerja dalam keadaan lelah. Sehingga daya tahan tubuh juga akan menurun yang dapat  mengakibatkan tubuh kita lebih rentan terserang virus dan penyakit.

2. Meningkatkan berat badan
Bagaimana bisa begadang dapat meningkatkan berat badan? Karena tubuh yang harusnya sidah dalam keadaan istirahata harus masih bekerja, begitu pula beberapa hormon yang memberikan sinyal untuk merasakan lapar.

Lambung harus diisi,  2-6 jam merupakan batas waktu kenyang kita, setelah itu akan terasa lapar kembali dan asam lambung secara bertahap meningkat. Apabila Kita makan malam pada pukul 19.00 maka Jika kita akan merasakan lapar lagi sekitar pukul 21.00 sampai 01.00 dini hari. oleh karena itu ketika begadang akan terasa lapar dan otomatis mencari cara ederhana misalnya masak mie instan sebagai penawarny. Pasalnya metabolisme pada malam hari terjadi lebih rendah, ini mengisyaratkan bahwa jumlah kalori yang masuk tidak seimbang dengan pengeluaranya dan akan tertimbun sebagai lemak dalam tubuh.

Pengaruh hormon Ghrelin dan Leptin,  hormon tersebut merupakan pengaruh lapar dalam tubuh. Ghrelin sendiri merupakan hormon yang merangsang kita untuk merasakan lapar dan akan meningkat apabila kita kekurangan tidur, sedangkan hormon Leptin adalah antonim dari hormon Ghrelin yakni merangsang untuk tidak makan. Namun akibat begadang hormon Leptin akan menurun daya kerjanya, ini menjadi alasan mengapa kita lapar pada malam hari.

3. Pemicu penyakit Kronis : Jantung, Stroke dan Kanker
Penyakit yang serius juga bisa datang karena begadang, karena kekurangan waktu untuk tidur malam sangat berpengaruh pada kesehatan jantung. Resiko peradangan pada arteri ini mengakibatkan penumpukan plak yang bisa menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah karena meningkatnya CPR atau kadar protein C-kreatif.

Hormon metalonin merupakan hormon pengatur utama dari segala hormon yang bekerja sebagai pengatur dan pemelihara sistem jam untuk tidur dan bangun atau disebut irama sirkadia. Hormon inilah yang mencegah sel kanker, selain itu melatonin berperan sebagai antioksidan secara maksimal untuk mencegah rusaknya DNA yang disebaban zat karsinogenik dan memberhentikan laju perkembanganya. Puncak meningkatnya melatonin terjadi pada tengah malam dan turun secara berangsur pada 2/3 malam. Untuk itu disarankan tidur lebih awal dan bangun pada saat waktu sebelum fajar terbit.

Masih banyak lagi bahaya akibat begadang, namun 3 bahaya tersebut harus yang menjadi perhatian khusus agar tetap menjaga kesehatan sehingga hidup ini lebih indah. Semoga menambah wawasan. (Awal Faizin)
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==