INGIN MENJADI HAFIDZ?? INI RAHASIAnya,,


Sebuah kebahagiaan bagi orangtua muslim mendapati anaknya memiliki pribadi yang shaleh dan shalehah. Terlebih lagi jika anak-anaknya tersebut mampu menjaga Al Qur’an dalam hati dan pikiran mereka lewat menghafalnya. Namun hal tersebut bukanlah perkara yang mudah dan butuh kiat-kiat khusus untuk menjadikan anak seorang hafidz Qur’an.
Menjadi seorang hafidz atau penghafal Al-quran merupakan keistimewaan sendiri karena mampu menghafalkan firman ALLAH yang jumlahnya tidak hanya ratusan namun ribuan.

Bagaimana tips menjadi seorang hafidz?
Menurut Fatih seorang hafidz Internasional asal amerika, tips nya adalah  Pertama Memiliki Seorang Guru, Hal yang sangat mendasar untuk menghafal Qur’an menurut Fatih adalah harus memiliki seorang guru. Nantinya guru bisa mengetahui mana kekuatan dan kelemahan muridnya. Selain itu metode yang diterapkan untuk setiap orang tentu berbeda-beda. Peran guru menurut Fatih sangat besar pengaruhnya. Guru yang baik bisa merancang tantangan untuk membuat muridnya menjadi lebih meningkat. Namun hal itu juga disesuaikan dengan kemampuan muridnya agar tidak mengalami frustasi.

Kedua Konsisten Dan Kesabaran, Menurut Fatih kecepatan menghafal setiap orang pasti berbeda sehingga jangan sampai target menghafal menjadi beban. Selain itu jangan paksakan menghafal di awal karena bisa-bisa kesabaran untuk tetap konsisten menjadi surut. Akan lebih baik jika dilakukan sedikit demi sedikit.

Ketiga Pilih Surat Favorit, Fatih menekankan agar setiap orang memiliki surat yang dianggap sebagai favorit atau yang sekiranya dianggap mudah dan isinya berkesan. Fatih sendiri memfavoritkan surat Yusuf karena selain isinya yang mendalam, surat tersebut juga merupakan surat yang pertama ia hafal saat berumur 9 tahun.
Keempat Dukungan lingkungan. Semangat untuk menghafal juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Pilihlah lingkungan yang mendukung untuk menghafal seperti pengikuti komunitas penghafal Qur’an ataupun mengkondisikan setiap anggota keluarga saling menghafal Qur’an, sebagaimana yang dilakukan oleh Fatih bersama ayahnya yang seorang Hafidz.
Kelima Memiliki Tujuan Yang Baik. Dengan memiliki tujuan yang jelas dan terarah, maka proses untuk menujunya akan menjadi lebih mudah dan selalu terpacu guna mencapainya. Fatih sendiri memiliki visi untuk bisa berkontribusi bagi dunia agar lebih damai dengan memasyarakatkan Al Qur’an..

Keenam Jangan Bosan Mengulang dan Bertilawah. Fatih juga berpesan agar hafalan yang sudah masuk dalam otak hendaknya terus dihafalkan setiap hari. Namun jika ingin cepat hafal dan akrab dengan Qur’an, lakukan juga tilawah minimal 2 juz perhari. Dengan begitu kalimat-kalimat Al Qur’an menjadi lebih akrab dalam pikiran kita.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==