Ini 5 Jenis Smartphone yang Ketinggalan
Zaman di 2018
Memasuki pertengahan tahun, sudah kepikiran untuk berganti smartphone lama kamu menjadi baru? Eits, tunggu dulu! Jangan sampai kamu salah membeli smartphone.
Dari berbagai jenis smartphone yang dirilis pada 2018 ke belakang, ada beberapa smartphone yang tampaknya nggak perlu kamu beli lagi sebagai pengganti perangkat lamamu.
1. Layar Belum Kekinian
Tren smartphone terbaru yang dirilis tahun 2018 umumnya sudah menggunakan rasio layar baru yakni 18:9. Ada lagi tren layar poni dengan rasio 19:9 yang dipopulerkan dengan kehadiran iPhone X pada tahun 2017 lalu.
2. Bodi Plastik dan Metal
Selain itu, kamu juga wajib menghindari smartphone yang masing menggunakan bodi bermaterial plastik dan metal di 2018. Soalnya, banyak brand smartphone sudah berinovasi dengan penggunaan material bodi yang digunakan.
Misalnya bodi smartphone bermaterial kaca, warna dual-tone hingga penggunaan material transparant dan translucent pada beberapa smartphone saat ini.
3. Belum Unibodi
Tampaknya sudah umum smartphone saat ini yang menggunakan konsep unibodi, yang nggak memungkinkan kamu untuk melihat bagian dalam dan membongkar smartphone kamu sendiri.
Namun sayangnya, beberapa brand smartphone di 2018, tampaknya masih mengeksplorasi konsep bodi yang masih dapat dilepas backcover-nya sehingga kamu dapat mengakses bagian dalam, termasuk baterai, slot SIM card dan memori eksternal.
4. Baterai Kecil di Kelas Midrange
Baterai kecil memang menjadi pusat perhatian dan isu yang diperhatikan oleh sebagian kalangan konsumen dalam membelinya. Makanya untuk smartphone di kelas midrange ke bawah, wajib banget dibekali baterai berkapasitas besar.
5. Masih Pakai Hybrid Slot
Smartphone yang beredar saat ini memiliki berbagai opsi penyimpanan, 32GB, 64GB, 128GB dan seterusnya. Namun yang menjadi permasalahan adalah penggunaan hybrid slot atau triple slot pada smartphone yang bakal kamu beli.
Nah itu dia 5 jenis smartphone yang jangan kamu beli di tahun 2018. Ada baiknya memang kamu mengikuti tren smartphone yang berkembang belakangan ini.
