Pertarungan
antara mega bintang dunia, Lionel Messi Vs Cristiano
Ronaldo mungkin akan menjadi momen yang sangat dinantikan di Piala
Dunia 2018 kali ini.
Sukses
antara Messi dan Ronaldo di level klub mungkin sudah tak perlu diragukan .
Messi bersama Barcelona telah meraih total 32 trofi , sementara itu sang rival Ronaldo
merengkuh 25 titel bersama Sporting, Manchester United, dan Real Madrid.
Namun,
Lionel Messi yang kerap dianggap sebagai rival abadi Ronaldo belum juga
menunjukkan perannya. Kenapa? Di edisi Piala Dunia 2018 ini, Messi kalah
jauh penampilannya dengan sang rival, Ronaldo .Ternyata ini yang membuat Messi
tak mampu berkembang di Piala Dunia 2018.
1.
Faktor Maradona
Messi
menjalani laga Piala Dunia 2018 dengan penuh tekanan dari publik Argentina dan
media. Mereka selalu membandingkan prestasi Messi dengan Maradona.
Messi
mungkin telah meraih segalanya bersama Barcelona di semua kejuaraan, baik Liga
Champions, Piala Dunia Antarklub, La Liga, Piala Super Eropa, Piala Super
Spanyol, hingga Copa Del Rey. Namun Messi belum mampu untuk meraih gelar Piala
Dunia untuk Negaranya, Argentina seperti halnya yang Maradona lakukan.
2.
Pressing ketat untuk Messi
Messi
tidak bisa berkembang saat Argentina ditahan imbang Islandia 1-1. Mesiah
dikepung empat pemain Islandia dengan membentuk pola persegi empat.
Messi
berada di tengah-tengah Ragnar Sigurdsson, Birkir Bjarnason, Emil Hallfredsson,
dan Aron Gunnarsson. Messi seperti kehilangan pola berpikir ketika
di-pressing dengan ketat oleh empat pemain tersebut. Pemain Barcelona itu tidak
bisa mengembangkan permainan, selain membawa bola dari sisi sayap ke tengah
lalu melakukan tendangan.
3.
Faktor pelatih
Ketidakmampuan
pelatih, Jorge Sampaoli, membentuk tim di sekitar Messi juga tidak lepas dari
sorotan.
Hal
ini diungkapkan legenda Argentina, Hernan Crespo, yang menyebut Sampaoli tidak
bisa memanfaatkan pemain berkualitas di Tim Tango.
"Masalah
Argentina terletak pada keputusan dan strategi Sampaoli. Ketika tertinggal 0-1,
Sampaoli mengganti Sergio Aguero dengan Gonzalo Higuain. Mengapa tidak
memainkan keduanya.
4.
Faktor lini tengah
Para
pemain Argentina di lini tengah selalu mengandalkan Messi. Lini tengah
Argentina begitu lemah, lambat, dan karna selalu mencoba masuk dari tengah
untuk memberikan bola kepada Messi. Saya rasa Lionel Messi pemain
yang lebih baik daripada Ronaldo, namun para pemain Argentina tidak
menolongnya.
5.
Salah Dirinya Sendiri
Tak
dipungkiri, kemampuan Messi memang berbeda dengan pemain lain. Namun saat lini
tengah tak mampu berkembang, sehingga tak ada suplai bola untuk Messi, dia
tidak memberi solusi dan hanya menunggu bola. Seharusnya dia ikut turun
mengejar bola sendiri dan membantu lini tengah agar permainan bisa lebih
berkembang.

