Sariawan merupakan
salah satu masalah yang kerap terjadi kapan saja dan apalagi saat berpuasa
seperti sekarang. Sariawan membuat kita
kesulitan makan, minum dan enggan berkumur karena rasa perih yang
ditimbulkannya. Saat berpuasa juga mulut menjadi kering sehingga membuat
bakteri semakin memperburuk sariawan.
Selama sebulan penuh,
semua umat muslim di seluruh dunia menunaikan ibadah puasa dan selama itu juga
tubuh akan mengalami kekurangan cairan. Jika sudah seperti itu, tubuh akan
mudah mengalami banyak masalah seperti sariawan, bibir pecah-pecah dan
tenggorokan kering.
Sariawan merupakan
suatu gangguan pada selaput lendir mulut yang biasanya ditandai dengan adanya
bercak luka berwarna putih pada dinding mulut atau bibir. Meskipun tidak terlalu
besar dan letaknya bersembunyi di rongga mulut, nyatanya luka tersebut mampu
memberikan efek yang sangat besar dan dapat menimbulkan rasa nyeri yang sangat
hebat sehingga dapat membuat nafsu makanan menurun drastis.
Sariawan yang muncul
lebih berhubungan dengan daya tahan tubuh. Jika sudah lama tidak berpuasa
seperti contoh tak terbiasa puasa Senin-Kamis dan sekarang harus menjalankan
puasa Ramadhan selama sebulan penuh maka tubuh akan mengalami perubahan.
Ketika berpuasa epitel
pada rongga mulut tidak cepat melakukan regenerasi sehingga sedikit saja
terkena sikat gigi bahkan tergigit akan menimbulkan luka yang nantinya menjadi
sariawan bahkan sariwan yang terus membesar dapat mengakibatkan tubuh menjadi
demam atau meriang.
Anda tidak usah
khawatir untuk mengatasi sariawan pada saat berpuasa, ada beberapa tips dan
cara mencegah dan mengatasi sariawan saat berpuasa antara lain sebagai berikut:
1. Usahakan untuk selalu menyikat gigi minimal 3x
sehari yaitu pada saat setelah makan sahur, sesudah buka puasa dan sebelum
tidur. Dengan rajin menggosok gigi, maka dapat mengurangi penumpukan plak pada
saat puasa.
2. Apabila akan menggunakan obat-obat kumur,
gunakan pada saat mandi pagi saja. Diharapkan untuk tidak memakai obat kumur
secara berlebihan karena dapat mengubah kondisi flora normal dari rongga mulut.
3. Pada saat berbuka puasa, mulailah mengkonsumsi
atau minum air hangat. Jika dimulai dengan minum air yang terlalu panas atau
dingin hal tersebut dapat menyebabkan sel-sel pelindung mukosa mulut akan mati
sehingga sanagt mudah terkena sariawan.
4. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan yang
mengandung serat sayuran dan mengkonsumsi buah yang mengandung banyak vitamin C
seperti buah jambu biji, jeruk, dan sebagainya.

