Umbut Rotan adalah salah satu makanan khas suku Dayak yang
menggunakan rotan muda sebagai bahan dasarnya. Makanan ini sangat terkenal di
masyarakat Dayak, terutama di Kalimantan tengah. Dalam bahasa Dayak Maanyan Umbut Rotan dikenal dengan uwut nang'e. Sedangkan dalam bahasa Dayak Ngaju dikenal
dengan juhu singkah.
Makanan Umbut Rotan ini menggunakan tunas yang tumbuh pada pangkal
rotan. Sama seperti rebung pada bambu, tekstur pada rotan muda masih kenyal dan
tidak keras seperti rotan yang sudah tua. Namun bedanya, Umbut Rotan ini hanya
bisa di gunakan sebagai sayur, tidak seperti rebung yang bisa di gunakan
sebagai bahan makanan lainnya. Rasa dari rotan muda sedikit pahit dan gurih,
sehingga membutuhkan bumbu khusus dalam proses memasaknya.
Proses penyajiannya bervariasi, bisa
menambahkan bahan tambahan dalam memasak Umbut Rotan tersebut seperti terong
asam, cabe, ubi keladi dan tomat. Umbut Rotan ini biasa di sajikan dengan menu
tambahan seperti ikan bakar, ikan asin dan sambal. Untuk penyajiannya ini bisa
di sesuaikan dengan selera kita.
Rasa dari
masakan Umbut Rotan ini unik apabila kita memakannya dengan menu tambahan tadi.
Ada rasa gurih, asam dan sedikit pahit dari sayur Umbut Rotan. Selain itu bila
di padukan dengan ikan bakar yang rasanya manis dan sambal yang rasanya pedas
maka akan timbul cita rasa yang unik.

