Hati-Hati Inilah Penyebab Tumit Pecah-Pecah



Tumit pecah-pecah menjadi masalah umum yang dapat mengganggu kepercayaan diri seseorang. Kondisi ini biasanya terjadi karena kurang tumit perawatan, namun juga bisa akibat kering atau terlalu sering terpapar bahan tertentu. Tumit pecah-pecah biasa disebut dengan kapalan ini bisa muncul karena tekanan berat tubuh yang semakin lama dan berakibat akan meluas kesamping sehingga tumit menjadi kering dan menyebabkan pecah-pecah.

Hal tersebut akan mempengaruhi permukaan kulit yang terdiri dari epidermis, dan terkadang bisa saja menembus jauh kedalam dermis yang dapat menyebabkan rasa sakit. Selain sebab diatas, tumit pecah-pecah juga bisa muncul karena tubuh kekurangan vitamin, mineral dan asam lemak omega 3. Meskipun tidak memiliki efek samping yang serius, tapi kondisi tumit pecah-pecah bisa jadi menimbulkan rasa tidak nyaman.

Sebagian besar kondisi tumit pecah-pecah timbul karena kurangnya perawatan kaki walau sebenarnya bisa diatasi atau dihindari. Jika tidak segera diobati, kondisi ini bisa mengakibatkan infeksi serius dan harus dihindari terutama bagi lansia, penderita penyakit kronis seperti diabetes, penurunan sistem kekebalan tubuh, atau penyakit lain. Selain itu, produksi minyak alami tubuh yang mulai menurun seiring dengan bertambahnya usia cenderung sebagai penyebab tumit pecah-pecah.

Penyebab umum tumit pecah-pecah yaitu :

1.      Kulit kering di sekitar tumit lebih rentan menjadi pecah oleh aktivitas yang berlebihan dengan kaki.
2.      Berdiri yang terlalu lama juga dapat menyebabkan tumit retak.
3.   Kelebihan berat badan bisa meningkatkan tekanan pada lemak normal di bawah tumit, sehingga menyebabkan kulit melebar kesamping.
4.     Penyakit kaki dan gangguan lain seperti Psoriasis, diabetes, dan beberapa kondisi kulit lainnya juga dapat menyebabkan tumit pecah-pecah.
5.   Kaki terkena air terus menerus terutama sambil berjalan dapat menyebabkan kehilangan minyak alami kulit, dan dapat meninggalkan kulit kering dan kasar.
6.     Kulit bersisik, tebal, kering, dan kehilangan elastisitasnya erat kaitannya dengan faktor usia.
7.     Paparan kulit dengan detergen atau bahan kimia lain juga bisa merusak lapisan pelindung kulit. Untuk mengatasinya diperlukan pelembab kulit khusus.

Melakukan perawatan kaki adalah tindakan awal agar terhindar dari gangguan ini, sehingga bisa lebih berhati-hati dan bisa mencegah agar tak menjadi semakin parah.

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==